Perkembangan UMK Yogyakarta 2026: Analisis UMP dan UMK

Penetapan UMR Jogja 2026, yang dikenal sebagai UMK Jogja 2026, telah diumumkan bersama daerah lain dan berlaku mulai 1 Januari. Kebijakan ini menjadi pusat perhatian seiring penyesuaian di lima kabupaten/kota. UMP Jogja 2026 telah ditetapkan Rp 2.417.495, naik 6,78 persen atau Rp 153.414 dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2.264.081, menjadi acuan untuk penetapan gaji minimum regional.

UMK Jogja 2026 ditentukan sebesar Rp 2.827.593, naik Rp 172.551 dibandingkan UMK 2025 yang sebesar Rp 2.655.041. Jogja Kota menempati posisi tertinggi, diikuti oleh Sleman.

Berikut rincian UMK Jogja 2026 dan daerah lain:
– UMK Kota Yogyakarta 2026: Rp 2.827.593 (kenaikan Rp 172.551,17 atau 6,50 persen)
– UMK Sleman 2026: Rp 2.624.387 (kenaikan Rp 157.872,14 atau 6,40 persen)
– UMK Bantul 2026: Rp 2.509.001 (kenaikan Rp 148.468,00 atau 6,29 persen)
– UMK Kulon Progo 2026: Rp 2.504.520 (kenaikan Rp 153.280,15 atau 6,52 persen)
– UMK Gunung Kidul 2026: Rp 2.468.378 (kenaikan Rp 138.115,00 atau 5,93 persen)

UMK ini berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun, sedangkan mereka dengan masa kerja lebih harus mengikuti skala upah perusahaan. Semoga informasi ini bermanfaat!